pindah rumah

February 5, 2009

negri di senja pindah rumah..

http://lamonna.blogspot.com/

kenapa, monc?!

December 11, 2008

Kamu adalah matahariku..yang menghangatkan ku kala aku kedinginan

Kamu adalah pendekarku.. yang membawakan segelas air putih kala aku lalai lagi dan lagi

Kamu adalah sandaranku.. ketika lelah menyergap

Kamu menggenggam tanganku kala aku kelimpungan

Kamu menunggu ku kala aku tertinggal jauh….yang diam tak bergerak

Kamu menghapus airmata ku sambil merapikan poniku dan berkata…semua akan baik2 saja..

kamu..kamu…. dan kamu pasti tau…

aku ada disini….. untuk menjadi sore mu……yang menyejukkan

bulan terindah

December 1, 2008

di malam-awal penghujung tahun ini, Tuhan mengirimkan senyum…yg indah sekali. sepasang mata dari kelap kelip bintang…dan senyuman dari bulan sabit yg cantik. aseli, benar2 seperti icon “smile” yg perfecto!! dan herannya.. bintang2 yg lain sepertinya mengerti, malam ini bukan saatnya mereka muncul dulu, mereka seperti membiarkan pemandangan luar biasa ini utk di nikmati para manusia yg kesedihan..saya ga akan pernah lupa, pada malam 1 desember ini, bulan yang tersenyum, cantik sekali…. siapa pun pasti bahagia melihatnya.. subhanallah

memang sudah waktunya

November 27, 2008

sesuatu, jika memang sudah waktunya terjadi, pasti akan terjadi. mesqpun ada penolakan dari kita, kita paksa,kita hindari,,tidak merubah apapun pada akhirnya. tapi proses kita menyikapi hal yg-di luar-kuasa-kita- itulah yg menentukan (yeahh.. pointnya adalah “proses”), yg akan membentuk kita menjadi bagaimana, dan bisa menjadi bumbu di akhirnya nanti. semua sudah ada jalannya,, segala sesuatu..segala rasa…..segala kejadian… akan sangat indah dan bermakna jika ada-pada-waktunya-yg-tepat.

menunggu, berjuang, menerima, dan merasakan……..

anyway, talking about -memang-sudah-waktunya- terasa bgt di angkatan saya. sudah waktunya, buat saya dan teman2.. siap-ato-ga-siap untuk segera mengakhiri masa2 di kampuz  *wuejaaan. sekarang lagi musim2nya seminar KP, sampe lupa pada kuliah hihihi.. kerjaannyya jadi supporter buat tmn2 yg akan seminar. dan tentu saja menikmati secara cuma2 hidangan yang tersedia hehe.. juga menjadi hantu2 di ruang dosen dengan ekspresi2 wajah yg bervarian.. ada yg bingung,ada yg cengar cengir, ada yg sedih, ada yg bengong, ada yg panic at the disco, ada yg ngedumel bin ngomel2, bahkan ada yg udah ga mampu berekspresi lagi saking datarnya…. tapi itu semua memang sudah waktunya, untuk kita lewatin. karena nantinya akan jadi cerita yg seru juga lucu. bisikan2 T.A serasa memanggil2 saya (*T.A: monaaa… sini jemput saya, kaga pake lama!! mona: *berwajah pura2 ga denger)

memang sudah waktunya yang lain adalah…

ketika kita harus menerima dan bersyukur akan sesuatu yg baru yg datang pada hidup kita, dan pada sesuatu yg tiba2 harus meninggalkan kita. u guys knew what i mean….we do passed ‘em,.

“luruh”

November 19, 2008

Begitu banyak ‘fenomena’ terjadi 1 bulan terakhir ini. Bernama keberanian, yg saya tanam sekian tahun, hancur lebur hanya dalam hitungan menit. Meminjam dari Paulo Coelho, bahwa dalam waktu 11 menit apapun bisa terjadi. Harapan, keberanian, tekad, lebih tepatnya apa yg saya sebut; ini lah saya, ini impian saya, kesemuanya kini hanya menjadi puing-puing yg enggan saya tutur kembali. Lalu bagaimana dengan kata hati yang berbisik,,dengan khayalan yg semakin menjadi-jadi,,dengan keyakinan yg saya pegang & perjuangkan dengan tertatih-tatih, dengan wajah-wajah yg begitu saya kasihi,hormati……

Semuanya kini seperti bukan di dunia saya lagi, begitu jauh, tak kuasa menggapai. maavkan saya ya Rabb, saya mundur utk perang (lagi). Semuanya luruh entah ke laut mana. Yang tersisa kini, hanyalah ; penantian. Semoga angin membawa doa2ku pada Mu secepatnya sepanjang aku masih bernafas..

payung

November 4, 2008

aku kehilangan payung. saat hujan mendera, lebat beserta angin kencang. dan aku menggigil kedinginan.

namun janji Tuhan menghangatkanku melebihi apapun.. “fa innaa ma’al ‘usri yusraa..

bayang bayang

October 28, 2008

aku menangis bersama hujan. aku tertawa bersama pagi. aku terdiam bersama senja. dan aku masih saja terpuruk bersama malam.

mengapa. aku biarkan diri ini, di ruang ini, dan menjadi bayang bayang. tak beranjak.

dan kini,aku sudah lelah -hanya- menjadi bayang bayang. sungguh lelah.jengah.muak.pedihh.

cukup.aku keluar..

tidak,kah,km,sadar??

bola bola pikiran

October 26, 2008

aku menjalani hidup untuk detik ini

kalaupun imajinasi ku bermain

aku biarkan mereka masuk dalam

bola bola pikiranku

yang mungkin saja besok akan pecah tak tersisa

atau akan menjelma menjadi skenario hidupku

entah… aku tak pernah tau

hanya Tuhan yang tau pasti

broken friday’s nite

terhempas

October 19, 2008

tumpukan dedaunan itu menjadi serakan yang tak berarti

terbawa angin. terinjak. layu hingga mati

semuanya seperti sia-sia.

sia-sia.

maav.?

October 7, 2008

ada seseorang. yg sering berkali2 meminta maav pada saya. hemm.. terkadang, hal yg sering di ucapkan (saja) memang menjadi kehilangan makna. dia sepertinya tdk bnr2 paham akan kata maav yg di ucapkan. karena dia akan lagi..lagi….mengecewakan saya. lalu, saya menjadi terbiasa dgn kata2 maavnya. dan jg terbiasa dengan perilakunya yg begitu lagi..dan lagi. tolong jika km membaca, meminta maav bukan lah tradisi,tp begitu sakral.sakral. (ber..lebihan…..ya gw..hehe)